أبوفقيه Amaz Blognya Abu Muhammad Faqih

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ به طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Sahihkah Hadits Allahumma Baarik Lanaa fii Rajab…?

Pertanyaan:

Shahihkah hadits:


اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان

Ya Allah, berkahilah kami dalam bulan Rajab dan Sya’ban, dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan?

Jawab:

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad (1/259) dan Al Bazzar (616-Kasyf al Astar) dari jalur Zaidah bin Abi Ruqqad dari Ziyad an-Numairi dari Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu, bahwasanya beliau berkata bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam ketika memasuki bulan Rajab membaca;


اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان

Dalam sanadnya terdapat Zaidah bin Abi ar-Ruqqad yang haditsnya tidak shahih. Imam Al Bukhari menilainya mungkarul hadits.

Imam An-Nasai menyebutnya munkarul hadits dalam adh-Dhu’afa.

Imam Abu Dawud berkata Laa a’rofu khabarahu.

Imam Ibnu Hibban berkata: meriwayatkan hadits-hadits mungkar dari orang-orang yang masyhur, La Yuhtajju Bihi (haditsnya tidak bisa dijadikan hujjah-admin), walaa yuktabuilla lil i’tibar (dan haditsnya tidak dicatat kecuali dalam rangka i’tibar-admin).

Al Hafizh Ibnu Rajab al Hanbali dalam Lathaif al Ma’arif (234) mencantumkan hadits ini dan berkata bahwa dalam hadits tersebut terdapat kelemahan.

Silahkan lihat Tabyiin al ‘Ajab bima Warada fii Fadhli Rajab (hal 18) yang disusun Al Hafizh Ibnu hajar Al Asqalani. Beliau mengisyaratkan kelemahan hadits tersebut karena tafarrud(bersendiri-admin)-nya Zaidah.

Tidak benar ada pengkhususan bulan Rajab untuk ibadah, doa, puasa, sedekah, atau umrah menurut pendapat yang sahih karena Nabi Shallallahu Alaihi wasallam melaksanakan umrah pada bulan Dzul Qa’dah berdasarkan hadits Anas radhiyallahu Anhu dalam ash-Shahihain.

Sebagian orang menyangka bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dilahirkan pada malam pertama bulan Rajab, ini tidak benar.

Sekelompok orang mengatakan bahwa isra Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam terjadi pada tanggal 27 Rajab padahal tidak ada yang sahih dalam masalah ini…Wallahu A’lam

Dinukil dari situs Syaikh Sulaiman bin Nashir al ‘Ulwan Hafizhahullah.

Diterjemahkan dari https://ar.beta.islamway.net/fatwa/38665/ (diakses 21 April 2017)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 21, 2017 by in Hadits and tagged , , , , , , , .

Navigasi

Kategori

Arsip

IKLAN YANG KADANG TAMPIL DI BLOG INI SAMA SEKALI BUKAN MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB PEMILIK BLOG INI, MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN ANDA...TERIMA KASIH

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 123 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 302,202 hits
%d blogger menyukai ini: