أبوفقيه Amaz Blognya Abu Muhammad Faqih

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ به طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Riwayat Pendusta yang Telah Bertaubat

Pertanyaan:

Apa hukum riwayat pendusta (kadzdzab) jika telah bertaubat dari dustanya?

Al Khathib (Al Baghdadi-pen) Rahimahullah berkata: “Adapun berdusta atas nama Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dengan memalsukan hadits dan mengaku mendengarnya, banyak ahli ilmu yang telah menyebutkan bahwasanya wajib menolak hadits mereka selamanya, walaupun pelakunya telah bertaubat.”( Al Kifayah (hal. 190-192)) Selesai

Dalil-dalil ulama yang berpendapat demikian secara ringkas adalah:

Pertama, bahwa hal ini merupakan masalah penegasan dalam larangan dusta, dan menolak yang semisalnya, maka kebenaran darinya tertolak, dan masalah taubatnya itu urusan antara dia dengan Rabb-nya.

Kedua, menutup/mengunci kemungkinan orang yang ingin menunjukkan taubatnya agar diterima kedustaannya, Ibnu al Wazir mengatakan demikian dalam “at-Tanqih” dan lihat “Taudhih al Afkar” (2/149).

Ketiga, bahwa berdusta atas nama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam tidak sama seperti dusta atas nama selain Beliau, karena berdusta atas nama Beliau Shallallahu Alaihi Wasallam merupakan penetapan syariat agama bagi manusia yang tidak ada satu keterangan pun dari Allah.

Keempat, tidak percaya kepada kebenaran taubatnya, karena adanya kemungkinan bahwa taubatnya tidak benar terutama jika taubatnya itu berkaitan dengan adanya kemaslahatan baginya. Sama seperti tidak diterimanya ucapannya dengan menyetujui pemalsuan sebagian hadits-karena dia menjadi fasiq karenanya- demikian juga ucapan taubatnya tidak akan diterima. Bahkan ada yang mengatakan: “pada asalnya taubatnya tidak sah-walaupun dia menampakkannya- karena hadits palsunya akan diamalkan manusia yang tidak mengetahui rujuknya (pemalsu hadits) dari hadits palsu tersebut, maka bagaimana kita katakan dia taubat? Ada pembahasan panjang dalam sebagian pendalilan ini, wallahu a’lam.

Ini merupakan ringkasan dalil bagi yang berpendapat tidak diterimanya taubat seorang pendusta (kadzdzab) dalam hadits nabawi. Tapi ada yang berpendapat diterimanya taubatnya-jika benar taubatnya- an-Nawawi berkata: “pendapat yang terpilih adalah menetapkan sah taubatnya, diterima riwayatnya (setelah taubatnya), seperti persaksiannya, seperti orang kafir yang masuk Islam,” selesai kutipan dari Syarah Muslim (1/70).

Saya (Abu al Hasan Musthafa bin Isma’il as-Sulaimani) berkata: telah shahih bahwa sebagian para imam menerima sebagian riwayat perawi yang bertaubat dari memalsukan hadits, seperti dalam biografi ‘Ali bin Ahmad bin al Hasan bin Nu’aim an-Na’imi dalam “Tarikh Baghdad” (11/332) dan “al Mizan” (3/14), demikian juga biografi Isma’il bin ‘Abdillah bin Uwais dalam “Tahdzib at-Tahdzib” (1/312).

Saya (Abul Hasan Abu al Hasan Musthafa bin Isma’il as-Sulaimani) telah menjelaskan secara panjang lebar dalam kitab “Ithaf an-Nabil” (2/189-206).

Kesimpulan:

Bahwa seorang perawi “Kadzdzab”, pada asalnya hadits tertolak seluruh haditsnya, kecuali dia telah bertaubat dengan taubat yang benar dan seorang imam dari para imam telah menjelaskan diterimanya seluruh atau sebagian riwayatnya yang shahih, maka haditsnya bisa diamalkan, jika tidak maka tidak bisa diamalkan, wallahu a’lam.

Diterjemahkan dari http://www.sulaymani.net/index.php?option=com_content&view=article&id=333:2009-07-18-07-17-05&catid=9&Itemid=37

Walahu a’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Arsip

IKLAN YANG KADANG TAMPIL DI BLOG INI SAMA SEKALI BUKAN MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB PEMILIK BLOG INI, MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN ANDA...TERIMA KASIH

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 122 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 253,149 hits
%d blogger menyukai ini: