أبوفقيه Amaz Blognya Abu Muhammad Faqih

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ به طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Beberapa Hal Tentang Kitab Shahihain

1. Yang pertama kali menyusun kitab shahih adalah Imam Al Bukhari, kemudian Imam Muslim. Kitab shahih keduanya merupakan kitab yang paling shahih setelah al Quran.

2. Mana yang lebih shahih di antara keduanya? Shahih Al Bukhari lah yang lebih shahih dan lebih banyak faidahnya karena hadits-hadits dalam shahih Al Bukhari lebih muttashil sanadnya dan lebih tsiqah rijalnya. Dalam shahih al Bukhari terdapat istinbat fiqih dan kumpulan-kumpulan hukum yang tidak ada dalam Shahih Muslim. Kelebihshahihan ini ditinjau dari keseluruhan, maksudnya memang ada sebagian hadits dalam Shahih Muslim yang lebih shahih dari sebagian hadits yang ada dalam Shahih al Bukhari. ada juga yang menyebutkan bahwa Shahih Muslim lebih shahih daripada Shahih al Bukhari, tetapi pendapat yang lebih rajih adalah pendapat yang pertama.

3. Apakah kedua kitab tersebut merangkum semua hadits shahih? jawabannya adalah tidak.  Al Bukhari berkata: ” Aku tidak memasukkan dalam kitabku, yakni al Jami’,  kecuali yang shahih-shahih saja. Ada hadits-hadits shahih yang lain tidak aku masukkan karena terlalu panjang.”  Imam Muslim berkata: “Tidak semua hadits shahih kucantumkan di situ, aku hanya mencantumkan hadits-hadits yang telah disepakati (keshahihannya).”

4. Banyakkah atau sedikitkah hadits yang belum tercantum dalam shahihain? Al Hafizh Ibnu al Akhram berkata: “Yang tidak dicantumkan sedikt”. Perkataan ini diingkari. Yang benar adalah bahwa  masih banyak yang masih belum tercantum dalam Shahihain, ada riwayat dari Al Bukhari yang menyebutkan: ” Hadits-hadits shahih yang kutinggalkan masih banyak.” Beliau juga berkata: “Aku menghafal 100.000 hadits shahih, dan 200.000 hadits yang tidak shahih.”(ulumul hadits hal. 16).

5. Berapa jumlah hadits di dalam Shahihain? Jawabannya adalah dalam Shahih Al Bukhari terdapat 7.275 hadits termasuk yang diulang. Jika tidak termasuk yang diulang maka jumlahnya 4.000 hadits. Sedangkan dalam Shahih Muslim jumlahnya 12.000 hadits termasuk pengulangan dan 4.000 jika tidak termasuk pengulangan.

6. Sisanya dimana bisa ditemukan? Jawabannya adalah, kita bisa menemukannya di kitab Shahih Ibnu Khuzaimah, Shahih Ibnu Hibban, Al Mustadrak-nya  al Hakim, Kitab Sunan yang empat (Sunan Abu Dawud, Sunan At-Tirmidzi (Jami’ At-Tirmidzi), Sunan An-Nasa-i, Sunan Ibnu Majah), Sunan ad-Daruquthni, Sunan al Baihaqi, dan lainnya.

(disarikan dari Kitab Taysir Musthalah al-Hadits, Dr. Mahmud ath-Thahhan, Maktabah al Ma’arif, hal. 48-50.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Arsip

IKLAN YANG KADANG TAMPIL DI BLOG INI SAMA SEKALI BUKAN MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB PEMILIK BLOG INI, MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN ANDA...TERIMA KASIH

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 122 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 253,149 hits
%d blogger menyukai ini: