أبوفقيه Amaz Blognya Abu Muhammad Faqih

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ به طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Yang Boleh Dilakukan oleh Orang Yang Sedang Junub

Bolehkah seorang wanita yang sedang  berjunub melakukan tugas rutinnya seperti memasak, mengurus anak, dan pekerjaan rumah sebelum dia mandi junub?

 

Jawab:

 

Alhamdulillah

 

Seseorang yang sedang berjunub tidak diperbolehkan (haram) melaksanakan shalat, thawaf, berdiam di dalam masjid, membaca  dan menyentuh al-Quran. Selain hal-hal yang disebutkan tadi, diperbolehkan.

 

Seorang wanita yang sedang berjunub boleh memasak, mengurus rumah dan anak-anaknya, dan memenuhi kebutuhan-kebutuhannya, beberapa dalil menunjukkan bolehnya hal itu, yaitu:

 

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam  bertemu dengannya  di suatu jalan di kota Madinah ketika dirinya dalam keadaan junub. Dia berkata, “Aku berbalik dan pergi untuk mandi janabah, kemudian datang kembali”. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bertanya,” Darimana engkau wahai Abu Hurairah?”Aku berkata,”Tadi saya sedang junub sehingga tidak mau duduk bersama engkau ketika tidak sedang dalam keadaan suci.” Beliau bersabda,”Mahasuci Allah, sesungguhnya seorang muslim itu tidak bisa menjadi najis. (H.R. Bukhari (279) dan Muslim (371).

 

Ibnu Hajar berkata:

“Hadits itu menunjukkan bolehnya mengakhirkan mandi janabah dan diperbolehkannya seseorang yang sedang junub untuk memenuhi kebutuhannya.”(Fathul Bari (1/391).

 

Lebih afdhal lagi bagi seseorang yang junub untuk menyegerakan mandi karena dikhawatirkan lupa bahwa dirinya sedang junub. Jika tidak segera mandi, sebaiknya wudhu’ terlebih dahulu sebelum makan, minum, atau tidur. Karena ketika sedang junub, berwudhu’ lebih afdhal dari hal-hal tersebut. Wudhu’ bukan merupakan kewajiban tetapi hanya dianjurkan, untuk meringankan hadats. Dalam hal ini ada beberapa hadits yang menjekaskan tentang hal tersebut:

 

Diriwayatkan dari ‘Aisyah Radhiyallahu Anha, dia berkata,” Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika dalam keadaan junub beliau berwudhu, seperti halnya wudhu’ untuk shalat, ketika akan makan atau tidur. (H.R. Muslim (305))

 

Diriwayatkan dari Ibnu Umar Radhiyallahu Anhuma bahwa Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu Anhu pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, “bolehkah seseorang tidur  ketika sedang junub?” Beliau menjawab,”Apabila dia telah berwudhu’ maka boleh tidur ketika sedang junub. (H.R. Al-Bukhari (283) dan Muslim (306))

 

An-Nawawi berkata:

Hadits itu menunjukkan dianjurkannya berwudhu’ dan membersihkan farjinya sebelum melakukan hal itu. Terutama jika ingin melakukan jima’ dengan istri yang belum disetubuhinya. Sangat dianjurkan baginya untuk membersihkan farji. Sahabat-sahabat kami telah menyatakan makruhnya tidur, makan, minum, dan jima’ sebelum berwudhu’, hadits-hadits ini menunjukkan hal itu. Tidak ada perselisihan di antara kami bahwa wudhu’ dalam hal ini tidak wajib, seperti halnya pendapat Malik dan jumhur. (Syarh Muslim (3/217))

 

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata:

 

Dianjurkan bagi seseorang yang sedang junub untuk berwudhu’ jika hendak makan, minum, tidur, atau mengulangi jima’. Dimakruhkan baginya tidur sebelum berwudhu’ karena telah diriwayatkan dalam kitab Ash-Shahih bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam pernah ditanya oleh seseorang,”Bolehkah seseorang yang sedang junub tidur?”Beliau menjawab: “Boleh, jika dia telah berwudhu’…(Majmu’ al-Fatawa (21/343)

 

Wallahu A’lam

 

Islam Su-al wa Jawab (http://islamqa.com/ar/cat/39/ref/islamqa/20847)

2 comments on “Yang Boleh Dilakukan oleh Orang Yang Sedang Junub

  1. Ping-balik: Tweets that mention Yang Boleh Dilakukan oleh Orang Yang Sedang Junub « أبوفقيه Amaz -- Topsy.com

  2. Sepatu Murah
    Maret 17, 2013

    Pa Ustad mau tanya, apa hukumnya orang yang sedang dalam keadaan junub kemudian buang air kecil/ besar tanpa mandi wajib terlebih dahulu? terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juli 13, 2010 by in Fiqih and tagged , , , , .

Kategori

Arsip

IKLAN YANG KADANG TAMPIL DI BLOG INI SAMA SEKALI BUKAN MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB PEMILIK BLOG INI, MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN ANDA...TERIMA KASIH

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 122 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 253,149 hits
%d blogger menyukai ini: