أبوفقيه Amaz Blognya Abu Muhammad Faqih

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ به طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Hukum Memanjangkan Kuku

Apa hukumnya orang yang memanjangkan sebagian kukunya atau seluruhnya?

Jawab:

Alhamdulillah

Memanjangkan kuku hukumnya makruh, kalau tidak haram, karena Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam membuat batasan waktu untuk memotong kuku yaitu jangan sampai tidak memotong kuku lebih dari 40 hari (Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam at Thaharah /258).

Sungguh aneh bahwa orang-orang yang menyatakan dirinya beradab dan maju membiarkan kukunya panjang padahal dia membawa kotoran dan menjadikan manusia menyerupai hewan. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Makanlah sembelihan yang disembelih dengan apa-apa yang bisa mengalirkan darah dan disebutkan nama Allah. Yang bisa mengalirkan darah itu bukan termasuk gigi dan kuku karena gigi termasuk tulang, adapun kuku merupakan pisaunya orang Habasyi.” (H.R. Al Bukhari/3507, Muslim dalam al Adhaahi/1968).

Maksudnya  mereka menjadikan kuku-kuku mereka sebagai pisau untuk menyembelih dan memotong daging dan lainnya. Ini adalah petunjuk bagi orang-orang yang menyerupai hewan.

diterjemahkan dari  http://islamqa/ar, dengan teks asli sebagai berikut:

ما حكم الشرع فيمن يطيل أظافره كلها أو بعضها ؟.

الحمد لله

تطويل الأظافر مكروه إن لم يكن محرماً لأن النبي صلى الله عليه وقّت في تقليم الأظافر ألا تترك فوق أربعين يوماً . رواه مسلم في الطهارة (258)

ومن الغرائب أن هؤلاء الذين يدّعون المدنية والحضارة يبقون هذه الأظافر مع أنها تحمل الأوساخ والأقذار وتوجب أن يكون الإنسان متشبهاً بالحيوان ولهذا قال الرسول صلى الله عليه وسلم : ( ما أنْهَرَ الدم وذُكر اسم الله فكل ليس السن والظفر … أما السن فعظمٌ وأما الظفر فمُدى الحبشة ) رواه البخاري في الشركة (3507) ، ومسلم في الأضاحي (1968) ، يعني أنهم يتخذون الأظافر سكاكين يذبحون بها ويقطعون بها اللحم أو غير ذلك فهذا من هدي هؤلاء الذين أشبه ما يكونون بالبهائم .

كتاب الدعوة /5 الشيخ ابن عثيمين (2/79)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Maret 10, 2010 by in Fiqih and tagged , .

Kategori

Arsip

IKLAN YANG KADANG TAMPIL DI BLOG INI SAMA SEKALI BUKAN MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB PEMILIK BLOG INI, MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN ANDA...TERIMA KASIH

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 122 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 253,149 hits
%d blogger menyukai ini: