أبوفقيه Amaz Blognya Abu Muhammad Faqih

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ به طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Ujian Tajwid

Lafadz tajwid menurut bahasa artinya membaguskan sedangkan menurut istilah

إخراج كل حرف من مخرجه مع إعطائه حقه ومستحقه

“Mengeluarkan setiap huruf dari tempat keluarnya dengan memberikan haknya dan mustahiknya.”

Yang dimaksud dengan hak huruf adalah sifat asli yang selalu bersaanya seperti sifat al jahr, isti’la’, istifal dan lain sebagainya. Sedangkan yang dimaskud dengan mustahik huruf adalah sifat yang nampak sewaktu-waktu seperti tafkhim, tarqiq, ikhfa’ dan lain sebagainya.

Hukum mempelajari ilmu tajwid secara teori adalah fardhu kifayah sedangkan membaca al Quran sesuai dengan kaidah ilmu tajwid hukumnya fardhu ain.

Jadi mungkin saja terjadi seorang qori (pembaca al Quran) bacaannya bagus dan benar, namun sama sekali ia tidak mengetahui istilah-istilah ilmu tajwid seperti idzhar, mad wajib, mad jaiz dan lain sebagainya. Maka baginya sudah cukup apabila muslimin yang lain sudah banyak yang mempelajari teori ilmu tajwid, karena hal itu fardhu kifayah.

Mengingat pentingnya ilmu tajwid maka seharusnya setiap muslim dapat menguasainya dengan baik karena menjadi salah satu tolak ukur kualitas seorang muslim, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda :

“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.” (HR Bukhari)

Bahkan walaupun seorang muslim yang berkebangsaan arab atau yang kesehariannya berbahasa arab, karena tidak semua orang arab menguasai ilmu tajwid yang benar, sebagai contoh nyata ada seorang imam di pinggiran kota Riyadh yang bertanya kepada Samaahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz :

أفيدكم أنني إمام مسجد في إحدى ضواحي الرياض، والمشكلة أنني ضعيف التجويد في القراءة وكثير الخطأ، وأنا أحفظ من القرآن ثلاثة أجزاء مع بعض الآيات في بعض السور، وأنا خائف على ذمتي، فأرجو إفادتي هل أستمر في الإمامة أم أستقيل؟

عليك أن تجتهد في حفظ ما تيسر من القرآن وتجويده وأبشر بالخير والإعانة من الله عز وجل إذا صلحت     نيتك وبذلت الوسع في ذلك؛ لقول الله سبحانه: وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا[1]، وقول النبي صلى الله عليه وسلم: ((الماهر بالقرآن مع السفرة الكرام البررة والذي يقرأ القرآن ويتتعتع فيه وهو عليه شاق له أجران))[2]، ولا ننصحك بالاستقالة بل نوصيك بالاجتهاد الدائم والصبر والمصابرة حتى تنجح في تجويد كتاب الله وفي حفظه كله أو ما تيسر منه، وفقك الله ويسر أمرك.


[1] سورة الطلاق الآية 4.

[2] رواه البخاري في (تفسير القرآن) برقم (4556) ومسلم في (صلاة المسافرين) برقم (1329) واللفظ له.

نشرت في ( كتاب الدعوة ) ، الجزء الأول ص ( 56 ) – مجموع فتاوى و مقالات متنوعة الجزء الثاني عشر

(Perlu anda ketahui sesungguhnya saya adalah imam masjid di salah satu sudut daerah Riyadh. Yang menjadi masalah adalah sesungguhnya saya lemah dalam tajwid tatkala membaca dan banyak salah. Saya hafal 3 Juz dan beberapa ayat di surat-surat yang terpencar, sedangkan saya sangat khawatir atas tanggung jawab yang saya pikul. Mohon saran, apakah saya terus menjadi imam atau harus mengundurkan diri ?

Jawaban.

Anda harus berusaha menghafal ayat-ayat yang mudah dan memperbaiki bacaannya dan saya beri anda kabar gembira berupa kebaikan dan pertolongan dari Allah Azza wa Jalla nila niatmu baik dan anda mengerahkan seluruh kemampuan untuk itu, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan bagianya jalan keluar”. [Ath-Thalaq : 2]

Dan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Artinya : orang yang mahir Al-Qur’an dia bersama para Malaikat yang mulia lagi baik, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an sambil terbata-bata dan mengalami kesulitan maka dia mendapatkan dua pahala”.

Kami tidak menyarankan anda untuk mengundurkan diri, namun kami mewasiatkan agar anda terus bersungguh-sungguh, sabar, tabag sampai anda berhasil dalam membaca Kitab Allah dengan tajwid dan dalam menghafal seluruhnya atau ayat-ayat yang mudah.

Semoga Allah memberimu taufik dan kemudahan)

Beberapa hari yang lalu saya menyaksikan tahsin ujian dan tajwid di ma’had, baru tingkat dasar seperti hukum nun mati dan mim mati, mad, qolqolah dan sebagainya. Soalnya hanya tiga, sebelumnya thalib diminta oleh ustadz penguji untuk membaca beberapa ayat al Quran, dari ayat-ayat yang telah dibaca para thalib ditanya mengenai hukum-hukum tajwidnya. Hasilnya, yang berhasil menjawab semua soal dengan benar hanya beberapa orang saja. Hal itu mungkin terjadi karena sebagian besar masih lemah dalam teori, sehingga melakukan kesalahan dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan ustadz yang penuh dengan jebakan.

Tapi dalam kesempatan ini saya tidak akan membahas mengenai tajwid lebih lanjut karena keterbatasan ilmu saya. Saya hanya ingin sekedar mengingatkan kepada ikhwah dan akhowat, saudara dan saudari sekalian agar memperhatikan masalah ini jangan sampai kita sebagai orang Islam tetapi bacaan Al Quran-nya blekak-blekuk.

Mungkin ada yang berkata,”saya kan udah tua susah untuk belajar lagi apalagi belajar tajwid…yang penting anak-anak kita, cukup mereka yang belajar”. Bagaimana kalau mereka mempertanyakan tajwid kita? mereka pasti akan menolak atau enggan untuk belajar karena orang tua mereka juga tidak mau  belajar tajwid.

Para sahabat Radhiallahu anhum juga banyak yang mulai belajar ketika sudah berumur, begitu juga para ulama-ulama kita. Bahkan saya sendiri kenal dengan seseorang yang mulai belajar al Quran dan bahasa Arab dari nol ketika sudah berumur empat puluh limaan lebih, sekarang beliau sudah lancar membaca Al Quran bahkan telah menghafal beberapa surat panjang dan terus menambah hafalannya serta lancar membaca kitab yang berbahasa arab gundul.

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala selalu member Taufik dan kemudahan.

Maraji’:

  1. Pedoman Daurah Al Quran (Buku I), Abdul Aziz Abdul Ra’uf Al Hafidz, lc.
  2. http://www.binbaz.org.sa/mat/1150
  3. http://www.almanhaj.or.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Agustus 9, 2009 by in Al Quran and tagged , , .

Kategori

Arsip

IKLAN YANG KADANG TAMPIL DI BLOG INI SAMA SEKALI BUKAN MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB PEMILIK BLOG INI, MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN ANDA...TERIMA KASIH

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 122 pengikut lainnya

Blog Stats

  • 254,389 hits
%d blogger menyukai ini: