أبوفقيه Amaz Blognya Abu Muhammad Faqih

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ به طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

Jumlah Jamaah Shalat Jumat

 

 

Pertanyaan:

Berapa jumlah minimal jamaah yang diperlukan untuk mendirikan shalat Jumat di belakang imam? Saya mendengar perbedaan pendapat tentang masalah ini seperti beberapa teman yang mengharuskan adanya 40 orang, sementara yang lainnya mengatakan dua orang saja sudah cukup. Sumber lain mengatakan bahwa dua orang bisa membentuk jamaah shalat Jumat. Dapatkah anda menjelaskan perkara ini kepada saya?

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala membalas dengan kebaikan.

 

Jawab:

 

Alhamdulillah

 

Lajnah Daimah Lil Ifta pernah ditanya mengenai hal sebagai berikut:

 

Berapa jumlah jamaah (laki-laki) yang disyaratkan untuk sahnya shalat Jumat? Beberapa orang berkata: hanya sah apabila ada 40 orang, jika kurang satu maka mereka mendirikan shalat dzuhur?

 

Jawab:

Kaum muslimin wajib mendirikan shalat Jumat pada hari Jumat di desa-desa mereka. Agar sah shalat Jumat tersebut harus dilaksanakan secara berjamaah.   Belum ada dalil syar’ie yang kuat yang menunjukkan jumlah yang disyaratkan untuk sahnya shalat Jumat, maka sah cukup dengan  3 orang atau lebih. Orang yang memiliki kewajiban shalat Jumat tidak boleh mendirikan shalat Dzuhur dengan alasan jumlahnya kurang dari 40 orang berdasarkan perkataan ulama.

Wabillahit Taufiq Washallallahu Ala Nabiyyina Muhammadin Wa’alihi washahbihi wasallam.

 

Fatawa Al Lajnah Ad Da’imah Juz 8 hal 178.

 

 

 

السؤال :
ما هو أقل عدد من المصلين يلزم لإقامة صلاة الجمعة خلف إمام؟  لقد سمعت آراء مختلفة حول هذا الموضوع فقد قال بعض الإخوة أنه يلزم وجود 40 مصليا, بينما قال غيرهم 2 فقط . وقد قال مصدر آخر أن 2 يشكلون جماعة . هلا وضحت لي الأمر .
وجزاك الله خيرا.

الجواب :
الحمد لله

سئلت اللجنة الدائمة للإفتاء السؤال التالي :

( كم عدد الرجال الذين يشترط وجودهم لصحة صلاة الجمعة ، من أجل أن بعض الناس قالوا : لاتصح إلا بأربعين رجلا ، فإذا نقصوا واحدا صلوها ظهرا ؟


الجواب : إقامة الجمعة واجبة على المسلمين في قراهم يوم الجمعة ويشترط في صحتها الجماعة . ولم يثبت دليل شرعي على اشتراط عدد معين في صحتها ، فيكفي لصحتها إقامتها بثلاثة فأكثر ، ولا يجوز لمن وجبت عليه أن يصلي مكانها ظهرا من أجل نقص العدد عن أربعين على الصحيح من أقوال العلماء . وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم )

. فتاوى اللجنة الدائمة ج8 ص178.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Maret 5, 2010 by in Fiqih and tagged , , , .

Kategori

Arsip

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 99 pengikut lainnya.

Blog Stats

  • 152,309 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 99 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: